Melihat sepintas realita kehidupan, semakin hari keadaan semakin memburuk. Tunas-tunas harapan tumbuh di tengah kegersangan. Mereka disirami darah dan nanah, yang membuat aroma hidup mereka semakin membusuk. Kesadaran akan norma kehidupan di bawah al-Qur'an dan as-Sunnah sudah menjadi tamen kebencian oleh mereka. Hanyapun satu dua orang yang istiqamah, namun digoyahkan kemiringan bahtera dilerai ombak.
Melihat kenyataan ini, jatuh satu tetes keikhlasan menimpa hati yang gelisah. Dari sinilah mulai berkembang asa dan harapan, untuk regenerasi. Generasi pemegang bara api itu semakin mengabur di pandangan. Kekhawatiran kehancuran moral itu sudah muncul di negeri tercinta. Agama tidak lagi pendidikan tujuan, namun sudah dikesampingkan. Dengan ini, hanya Ridha Allah dan rahmat-Nya yang diharapkan asa dan harapan itu bisa terwujud. Melenyapkan kejahilan, menindas kebathilan, memerangi kesyirikan, dan siapkan generasi yang tangguh dan berpegang kuat dengan al-Qur'an dan as-Sunnah Rasulullah saw.
Bismillah...
Dengan niat yang ikhlas, semoga Allah meridhoi. Suatu harapan semoga Bapak2/Ibu2, Uda-Uni, Saudara/i, serta adiak2 warga Solok Ambah seluruhnya mendukung dan sama-sama memperjuangkan secuail niat ini. Mendirikan Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TK-IT) Solok Ambah. Dan besar harapan dukungan dari pemerintahan, alim ulama, cadiak-pandai, niniak mamak, sarato bundo kanduang dan para pemuda/i Solok Ambah.
Semoga cepat terwujud!
Mohon usulan dan kritikan!!
31 Januari 2015
31 Januari 2015










